Selasa, 25 Februari 2014

Arti Lirik Lagu | Interpretasi Lirik Lagu

Let Her Go - Passenger

Perumpamaan yang dipakai di lagu ini begitu indah, pas, dalem banget. Rasa kehilangan yang tak bisa dijelaskan lewat kata-kata, mampu dibagi secara sederhana lewat lagu ini. Putus cinta terlalu biasa untuk diinterpretasikan. Maka, kupilih maut yang memisahkan untuk jadi alasan luka di interpretasiku kali ini.

Well you only need the light when it's burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know your lover when you let her go


Kehilangan. Kata itu hanya akan menghiasi bibir begitu saja saat dibicarakan. Rasa yang dibayangkan, tak sebanding dengan pengalaman yang sesungguhnya. Kehilangan, tak kan ditakuti sebelum benar-benar merasakannya. Biasanya, kita akan menyadari arti seseorang dalam hidup kita, arti sesungguhnya, saat kita kehilangan orang itu. Saat bersama, segalanya terasa biasa saja, tak ada yang istimewa. Seperti halnya kita butuh cahaya saat gelap. Kenapa tak kita biarkan saja gelap itu menemani kita? Hangatnya mentari akan sangat kita rindukan saat hari-hari bersalju. Kenapa tak kita biarkan saja dingin mengdemkan hati kita? Cinta, kasih, orang yang kita sayangi, akan sangat kita butuhkan saat mereka menghilang. Mengapa tak kita hargai saat ada? Seperti halnya cahaya yang kita padamkan saat kita memejamkan mata, seperti halnya berteduh saat terik mentari. Mengapa tak kita nikmati saja selagi ada?

Only know you've been high when you're feeling low
Only hate the road when you're missin' home
Only know your lover when you've let her go


Bahagia, sudah biasa kita nikmati dan tak ada yang special karenanya. Saat kesedihan melanda, kita begitu rindu merasa bahagia. Jalanan yang kita lewati begitu indah saat kita sumpek di rumah. Tapi, jalanan terasa tiada akhir saat kita merindukan rumah. Begitulah manusia. Keinginan tak selalu selaras dengan keadaan. Ada cinta tak dirasa, tiada cinta menderita.

And you let her go

Kita harus tetap bahagia, apapun yang disuguhkan dalam hidup kita. Yang sudah dipanggil Tuhan, biarkanlah ia kembali. Relakan, karena ia sudah bersama penciptanya. Relakan, dengan begitu ia pun bahagia, begitupun dirimu.

Staring at the bottom of your glass
Hoping one day you will make a dream last
The dreams come slow and goes so fast


Tak perlu minum-minum dan tertegun memandangi gelasmu yang kosong, berharap suatu hari ia kan kembali. Tidak mungkin. Pun, jangan berharap ada orang yang sama sepertinya. Carilah yang lain, nikmati segala perbedaan. Karena, hidupmu pun akan cepat berlalu tanpa kau menyadarinya.

You see her when you close your eyes
Maybe one day you will understand why
Everything you touch all it dies


Meski bayangan tentangnya terus menemani hari-harimu, anggap itu sebagai hal yang meringankan hatimu. Agar kau merasa ditemani. Suatu saat nanti, kau harus belajar darinya, belajar menikmati cinta selagi masih ada. Kalau tidak, kau akan menyesal karena telah menyia-nyiakan segalanya.

Staring at the ceiling in the dark
Same ol' empty feeling in your heart
Love comes slow and it goes so fast


Menatap langit-langit di kegelapan, sebuah kesia-siaan. Rasa sia-sia itu begitu hampa dan gelap, sehampa hatimu. Ijinkanlah cinta lain masuk, maka kau tak kan lagi merasakan gelap di hatimu.

Well you see her when you fall asleep
But to never to touch and never to keep
Because you loved her to much
And you dive too deep


Biarkan ia muncul dimimpi-mimpimu. Jangan masukkan ke dalam hati. Biarkan ia menghiasi harimu lewat kenangan, tapi jangan keluarkan dari benakmu. Batasi hanya sampai tingkat kenangan saja. Jangan berduka terlalu lama. Kau harus bangkit, kau harus tetap bahagia.

And you let her go
Ooooo ooooo oooooo
And you let her go
Ooooooo ooooo ooooo
And will you let her go
And you let her go 


Lepaskanlah, ikhlaskan yang sudah tiada. Kuyakin ia pun inginnya kau tak terpuruk seperti itu karenanya. Lepaskanlah… mulailah sesuatu yang baru di hatimu.

Tidak ada komentar: